GENERASI INTERNET 2G
Saat ini ,
penggunaan smartphone sudah dipakai oleh banyak orang . Sering kali ketika kita
menggunakan smartphone , kita mendengar istilah 2G , 3G , 4G , hingga sekarang
sudah ada 5G. Istilah tersebut merupakan jaringan internet yang ada di berbagai
smartphone. Huruf “G” berarti generation atau generasi . Semakin besar angkanya
maka semakin baru pula generasinya. Pada kesempatan kali ini kita akan mengulas
sedikit tentang jaringan internet 2G .
Jaringan 2G
pertama kali dikenalkan di Finlandia pada tahun 1991. Pada saat perilisan
jaringan ini , merk ponsel yang paling popular di dunia saat itu adalah Nokia
.Nokia ini tidak hanya digunakan oleh masyarakat Finlandia saja , melainkan
hampir semua masyarakat di berbagai negara lainnya juga menggunakan perangkat
ini. Jaringan ini pertama kalinya
merubah perangkat ponsel analog biasa menjadi perangkat digital.
Jaringan ini
mengubah ponsel yang sebelumnya hanya bisa mengakses telepon maupun SMS saja menjadi
sudah dilengkapi dengan layanan data . Namun , layanan datanya masih terbatas
pada penggunaannya , yakni hanya bisa untuk mengirim MMS atau pesan singkat
berbentuk gambar. 2G juga menerapkan konsep CDMA ( Code Division Multiple
Access) dan GSM ( Global System for Mobile Communications ). Dengan konsep CDMA
dan GSM itu kecepatan maksimal dari jaringan 2G bisa mencapai 50 Kbps atau 1
Mbps. Jika ingin menaikkan data rates mencapai 1 Mbps, kamu perlu menggunakan
jaringan EDGE.
Konsep
CDMA ini meningkatkan kapasitas sesi
peneleponan dengan menggunakan sebuah metode pengkodean yang unik untuk setiap
kanal frekuensi yang digunakannya. Dengan adanya sistem pengkodean ini, maka
lalu-lintas dan alokasi waktu masing-masing sesi dapat diatur. Frekuensi yang
digunakan pada teknologi ini adalah 800 MHz. Namun, terdapat varian lain yang
berada di frekuensi 1900 MHz . Teknologi GSM menggunakan
sistem TDMA dengan alokasi kurang lebih sekitar delapan pengguna di dalam
satu channel frekuensi sebesar 200 KHz per satuan waktu. Awalnya,
frekuensi yang digunakan adalah 900 MHz. Pada perkembangannya frekuensi yang
digunakan adalah 1800 MHz dan 1900 MHz. Kelebihan dari GSM
adalah interface yang lebih bagi para provider maupun para
penggunanya. Selain itu, kemampuan roaming antarsesama provider membuat
pengguna dapat bebas berkomunikasi.
Teknologi
2G pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 1993 dengan ditandainya proyek
percontohan seluler digital dengan standar GSM oleh Telkomsel (kala itu bernama
Telkomsel GSM) di Pulau Batam. Baru setelah itu PT Satelit Palapa Indonesia
(Satelindo) menjadi operator GSM pertama yang menggunakan kartu SIM di tahun
1994, disusul oleh Telkomsel pada 1995, dan PT Excelcomindo Pratama di tahun
1996.
Sampai
saat ini , jaringan 2G masih digunakan di Indonesia. Namun , sudah ada yang
menyarankan agar jaringan 2G ini segera dihapus . Tujuannya agar jaringan lawas
ini bisa digunakan untuk mendukung 4G dan mempermulus transisi ke 5G . Operator-operator di Indonesia sendiri
sebenarnya sudah menghapus teknologi jaringan lawas sejak beberapa waktu yang
lalu. . Selain itu, jaringan 2G juga secara bertahap dimatikan oleh beberapa
operator seluler sejak beberapa tahun belakangan. Sebab, pelanggan 2G
operator-operator seluler ini memang telah menyusut. Pada 2017, Kementerian
Komunikasi dan Informatika sempat mencanangkan bahwa jaringan 2G bakal punah
dari Indonesia sebelum 2022.
Sekian artikel mengenai generasi 2G , semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca. Mohon maaf apabila masih banyak kekurangan , mohon diberi kritik dan saran agar penulisan saya menjadi lebih baik lagi .
Comments
Post a Comment